RELEVANSI FILSAFAT DAN PENDIDIKAN ISLAM
Relevansinya dengan pengembangan pendidikan Islam
Ahmad Tafsir (2000: 14) memberi penjelasan tentang perbedaan antara filsafat dan ilmu (sains), dan filsafat pendidikan Islam. Menurutnya filsafat ialah jenis pengetahuan manusia yang logis saja, tentang obyek-obyek yang abstrak. Ilmu ialah jenis pengetahuan manusia yang diperoleh dengan riset terhadap obyek-obyek empiris; benar tidaknya suatu teori ilmu ditentukan oleh logis-tidaknya dan ada-tidaknya bukti empiris. Adapun filsafat pendidikan Islam adalah kumpulan teori pendidikan Islam yang hanya dapat dipertanggung jawabkan secara logis dan belum tentu bisa dibuktikan secara empiris.
Mengaitkan Islam dengan kategori keilmuan, seperti dalam konsep pendidikan, menurut Mastuhu umumnya berhadapan dengan pengertian Islam sebagai sesuatu yang final. Dalam kategori ini, Islam dapat dilihat sebagai kekuatan iman dan taqwa, sesuatu yang sudah final. Sedangkan katagori ilmu memiliki ciri khas berupa perubahan, perkembangan dan tidak mengenal kebenaran absolut. Semua kebenarannya bersifat relatif (Mastuhu, 1999: 18).
Sebagai penutup, baik filsafat ilmu, filsafat pendidikan dan khususnya lagi filsafat pendidikan Islam sangat penting untuk dikaji, karena menurut Al-Shaybani setidaknya filsafat bagi pendidikan memiliki beberapa kegunaan. Di antaranya: (1) Membantu para perangcang kebijakan pendidikan dan orang-orang yang melaksanakannya dalam suatu negara untuk membentuk pemikiran sehat terhadap proses pendidikan, (2) Untuk membentuk asas yang dapat ditentukan pandangan pengkajian yang umum dan yang khusus, (3) Sebagai asas terbaik untuk penilaian pendidikan dalam arti yang menyeluruh, (4) Sandaran intelektual yang digunakan untuk membela tindakan pendidikan, (5) Memberi corak dan pribadi khas dan istemewa sesuai dengan prinsip dan nilai agama Islam (‘Umar Muhammad Al-Taumi Al-Shaybani, 1979: 30).***
BAHAN BACAAN
Lewis White Beck seperti dikutip dalam The Liang Gie, 2010. Pengantar Filsafat Ilmu. Yogyakarta: Liberty.
Noeng Muhadjir, 2006. Filsafat Ilmu: Kualitatif dan Kuantitatif untuk Pengembangan Ilmu dan Penelitian. Yogyakarta: Rake Sarasin.
Amsal Bachtiar, 2007. Filsafat Ilmu. Jakarta: Rajawali Press.
Ahmad Tafsir, 2000. Ilmu Pendidikan Islam dalam Perspektif Islam. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Mastuhu, 1999. Memberdayakan Sistem Pendidikan Islam. Jakarta: Logos Wacana Ilmu.
‘Umar Muhammad Al-Taumi Al-Shaybani, 1979. Falsafah Pendidikan Islam, terj. Hasan Langgulung. Jakarta: Bulan Bintang.
Komentar
Posting Komentar